Segalanya Tentang Cinta 

Aku merenung di malam ulang tahunku, tak pernah kubayangkan, aku memasuki seperempat abad. Ah! sebenarnya aku tak mau masuk dunia seperempat abad ini. Tapi apalah daya manusia ini, hanya sebagai wayang yang harus memainkan skenario yang sudah ditulis-Nya.

Aku menatap ponselku, berharap ada yang memberikan ucapan selamat ulang tahun padaku. Tapi…menit demi menit ku tunggu, tampaknya ponselku tak juga menunjukkan adanya SMS. Kemana ya orang-orang ini, apa sudah lupa ulang tahunku, rutukku sedikit sedih. Aku tak pernah mengerti, sahabat bahkan mantan pacar yang notabene baru putus 3 minggu pun, tak sedikitpun memberikan sisa perhatiannya padaku. Hiks……….kenapa sedih itu harus melanda di malam ulang tahunku.Akhirnya aku tertidur, karena lelah menunggu.
Paginya, ibuku masuk ke dalam ke kamarku, beliau mengucapkan selamat ulang tahun untukku. Tapi ayahku, tak lakukan itu padaku. Hiks…aku makin sedih aja ya!tapi ada yang membuatku girang, sahabatku akhirnya melakukan apa yang aku harapkan. Mereka memberikan doa terbaik untukku, termasuk doa soal jodoh.

Ah! kenapa ya mereka berharap, aku segera mendapat jodoh, padahal sakit hatiku pada lelaki itu belum tersembuhkan, malangnya diriku. Mereka tak pernah merasakan, apa yang kurasa sakit saat ini. Mungkin mereka berharap, aku mendapatkan yang lebih baik dari dia. I hope so!, mereka benar melakukannya hanya karena cinta mereka padaku.

Bahkan ketika aku mendengar, kalo mantan pacarku sudah punya yang baru, berasa disamber geledek. Aku tidak pernah tahu, kalau saja sahabatku tidak sayang padaku. Mereka mulai tahu, kalo aku masih sakit hati oleh lelaki itu.

Ibuku, yang konon banyak pengalaman dalam kehidupan percintaan. Banyak menghiburku, saat aku harus kehilangan lelaki itu. Beliau berkata, kalo aku tidak boleh larut dalam kesedihanku. Di luar sana, masih banyak yang sangat lebih baik lagi.

Mereka semua memang melakukannya hanya karena cinta, cinta ibu padaku yang membuatku hidup lebih bijaksana, begitupun dengan sahabat-sahabatku, mereka adalah orang yang aku cintai. Ya…cinta tak hanya membuat kita bahagia, tapi juga akan menyengsarakannya. Hanya cinta Allah-lah yang akan terus membuat kita bahagia, walau dengan ujian, Allah menunjukkan cinta-Nya. Semua memang tentang cinta.


==========
Astrid.
aa