Updates from August, 2007 Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • Subhan Toba 2:53 am on Thursday, August 30, 2007 Permalink | Reply
    Tags:   

    koment masih gak bisa 

    Hmmmm, rupanya di bagian puisi, ketika puisi dilihat full, disitu gak bisa kasih komentar. Ada kesalahan skrip. Tapi masih bisa lewat form komentar yang pop-up.

     
  • Subhan Toba 10:49 pm on Tuesday, August 14, 2007 Permalink | Reply
    Tags:   

    Step-by-step instalasi Php-Apache 

      Baru terhadap Php-Apache? Ok sekarang sama-sama kita urai cara installasinya. Demi pemahaman yang lebih agak sedikit mendalam (hehehehe), kita gak akan pake paket Apache yang menggunakan instalasi otomatis (yang exe ato msi), tapi kita pake yang binary aja, jadi tinggal ekstrak dan setup manual, begitu juga dengan php-nya.

      Apa yang lo tawarkan di artikel ini?

      Hmmm, gue menawarkan sebuah tutorial praktis tentang gimana install php-apache di sistem windows. Gue nggak ngasih penjelasan detail tentang kenapa begini-kenapa begitu nya, itu bukan sasaran artikel ini. Sasaran artikel ini adalah bagaimana lo menginstall Php-Apache secara manual dari awal hingga bisa berfungsi. Gue gak menjamin keamanan atopun ke stabilan hasil instalasinya, sasaran gue adalah setup untuk server lokal, buat development lokal atopun buat belajar, jadi lagi-lagi sasarannya adalah ‘POKOKNYA SERVERNYA JALAN, DAN BISA PARSING PHP SECARA STANDAR". Gue pun gak akan ngebahas setingan yang advanced disini.

    Anggapan lo tentang gue?

    Gue asumsikan bahwa lo adalah pengguna php yang belum pernah nginstal Php-Apache secara manual, atau pernah nginstall secara manual tapi kapok untuk melakukannya lagi, misalkan karena petunjuk instalasi yang ‘berserakan’, terpisah antara php dan apache, ato karena pikiran; "Waktu itu bisa nginstall, tapi gimana ya?? @#&%!^@!(." Dan ogah ribet untuk nginget-nginget lagi.

      Dimana ngedownload Php dan Apache nya?

      Buat Apache silahken masuk ke http://www.apache.org

      Buat Php silahken masuk ke http://www.php.net ato yang indonesianya http://www.id.php.net

      Yang mana yang harus di download?

      Untuk tutorial ini, download lah yang binary package, bukan yang pake installer (.msi ato .exe). Biasanya paket binary ini berbentuk file kompresan (yang di zip).

      1. Php v5.x
      2. Apache v2.x

      OS-nya apa?

      Tutorial ini hanya menerangkan instalasi Php-Apache buat OS WinXP dan Vista.

      Spesifikasi komputernya yang gimana?

      Kasarnya, komputer abal-abal juga bisa :)

      Banyak omong nih kapan mulainya???

      Iye, iye, kita mulai sekarang.

      Untuk pertama kali, harap ikuti instruksi dibawah dengan runut dan sesuai dengan yang dituliskan, nanti kalo dah lancar terserah deh mo gimana juga ^_^

      Ok, so lo dah download dua program itu kan?? Belom?? Download dulu lah….

      ……..

      Nah udah downloadnya? Baru kita bisa mulai sekarang :).

      Install Apache nyok!!

    1. Ekstrak file kompresan Apache ke drive C. struktur direktorinya jadi begini: C:\Apache
    2. Sekarang buka file konfigurasi Apache, letaknya di C:\Apache\conf\httpd.conf, buka dengan teks editor favorit lo.
    3. File konfigurasi ini terbagi ke dalam 3 bagian secara garis besarnya, untuk instalasi dasar, kita hanya akan menyentuh 2 bagian saja, yaitu yang pertama dan kedua. Tapi bolehlah kita jabarin sedikit mengenai 3 bagian tersebut.

      1. Global Environment. Bagian yang berisi instruksi-instruksi yang mengatur proses server Apache secara keseluruhan.
      2. Parameter server utama. Mendefinisikan instruksi-instruksi yang menangani permintaan yang tidak ditangani oleh virtual host. Dan juga mendefinisikan sebagian default value untuk konfigurasi virtual host.
      3. Virtual Host. Setting untuk virtual host, yang memungkinkan untuk membuat banyak hostname/domain yang berbagi proses server Apache yang sama.

      Pusing ngedenger penjelasan di atas? Ya udah cuekin aja, wong gue juga baru ngeh pas lagi nulis artikel ini kok, hehehehe. Yang penting saat ini adalah apa yang akan kita lakukan dibawah ini, itu aja. Kita akan mengedit file konfigurasi ini berurutan dari awal file hingga akhir file, jadi lo Cuma perlu scroll aja terus ke bawah dan ganti value-value konfigurasi awal dengan yang disebutkan dibawah ini.

    4. Kita mulai dengan seksi kesatu (Section 1). Kalau udah selesai dengan satu setingan, terus scroll ke bawah untuk setingan selanjutnya.

      1. Cari setingan bernama ‘ServerRoot‘, kemudian ganti value-nya menjadi:
    ServerRoot "C:\Apache"

      1. Hapus tanda komentar (#) pada bagian:
    #LoadModule rewrite_module modules/mod_rewrite.so

      Menjadi:

    LoadModule rewrite_module modules/mod_rewrite.so

      1. Hapus tanda komentar (#) pada bagian:
    #AddModule mod_rewrite.c

      Menjadi :

    AddModule mod_rewrite.c

      1. SEKIAN yang perlu kita lakukan pada Section 1.

    1. Lanjut ke seksi kedua (2):

      1. Cari setingan bernama ‘ServerAdmin‘, kemudian ganti value-nya menjadi:
    ServerAdmin alamat@email.anda

      1. Cari setingan bernama ‘ServerName‘, kemudian ganti value-nya menjadi:
    ServerName localhost

      1. Cari setingan bernama ‘DocumentRoot‘, kemudian ganti value-nya menjadi:
    DocumentRoot "C:\Apache\htdocs"

      1. Cari setingan bernama ‘<Directory "@@ServerRoot@@/htdocs">‘, kemudian ganti value-nya menjadi:
    <Directory "C:\Apache\htdocs">

      1. Scroll ke bawah, cari setingan bernama ‘AllowOverride None‘, kemudian ganti value-nya menjadi:
    AllowOverride All

      1. Didalam tag <IfModule mod_dir.c>, tambahkan:

    DirectoryIndex index.php

    DirectoryIndex default.php

    DirectoryIndex default.html

      1. SEKIAN yang perlu kita lakukan pada Section 2.

    1. Pencet "Windows+R" (menu ‘Run’), ketik cmd untuk buka command-line Windows. Pada tahap ini kita akan menginstall Apache sebagai servis nya Windows.
    2. Setelah command-prompt nya kebuka masuklah ke direktori Apache melalui command-prompt. Buat yang belum familiar dengan command-prompt, caranya begini:

      1. Ketik ‘cd\‘ kemudian enter. Prompt akan berubah menjadi "C:\>_" 
      2. Ketik ‘cd Apache‘ kemudian enter. Maka prompt akan berubah menjadi "C:\Apache\>_", itu berarti kita sudah berada di dalam direktori Apache.
      3. Ketik ‘apache -k install -n apache‘ kemudian enter. Jika berhasil, maka akan muncul tulisan:

      "Installing the apache service

      The apache service has been installed successfully."

      kalo gagal, ya tulisan yang muncul bukan begitu.

      1. Tes instalasi servis Apache dengan menyalakannya, dengan perintah: "NET START APACHE". Jika berhasil akan muncul pesan yang mengatakan bahwa servis Apache berhasil dijalankan.
      2. Kemudian matikan servis Apache dengan perintah: "NET STOP APACHE" 

    3. Sudah sampai disitu kita selesai dengan Apache

    4. Note: Untuk uninstall servis apache, kita lakukan hal yang sama dengan ketika ingin menginstallnya hanya saja perintahnya berbeda, yaitu : "C:\Apache\>apache -k uninstall -n apache" nanti akan muncul pesan :

      "Removing the apache service

      The apache service has been removed successfully."

      Bila deinstalasi berhasil.

       

      Install PHP nyok!!!

    5. Sekarang ekstrak file zip php ke dalam direktori Apache. Struktur direktorinya jadi begini: C:\Apache\php
    6. Melalui windows Explorer, masuklah ke direktori php dan temukan file bernama php.ini-recommended, setelah itu rename file tersebut menjadi php.ini. php.ini merupakan jantung konfigurasi php. Saat ini tidak perlu banyak perubahan yang kita lakukan padanya, cukup rename saja.
    7. Kita akan ‘menginstall’ php ke dalam Apache sebagai modul*. Caranya buka file konfigurasi Apache yang terletak di: c:\Apache\conf\httpd.conf. Buka file httpd.conf itu dengan teks editor favorit lo. Sebelumnya juga udah ‘nyicipin’ httpd.conf kan, gampang kan? Nah sekarang buka dan tambahkan baris-baris berikut ini:
      1. Di bagian paling bawah LoadModule, tambahkan:

    LoadModule php5_module "c:/Apache/php/php5apache.dll"

      1. Di bagian paling bawah AddModule, tambahkan:

    AddModule mod_php5.c

      1. Di bagian <IfModule mod_mime.c>, tambahkan:

    AddType application/x-httpd-php .php

    AddType application/x-httpd-php-source .phps

        Note: bagian ini adalah instruksi agar Apache mengenali file berekstensi .php dan meminta php untuk memproses kode-kode php didalamnya, so kalo lo pengen ada file berekstensi nama lo misalkan abdul sebagai skrip php, tinggal tambahin aja "AddType applicaton/x-httpd-php .abdul", hehehehe.

    1. Untuk kepentingan pengetesan nanti, mari kita buat sebuah file php. Buka teks editor kesayangan lo, kemudian tuliskan kode berikut ini didalamnya, kemudian save sebagai phpinfo.php :

                             <?  echo phpinfo(); ?>                        

    1. SEKIAN setup phpnya.
    2. Nah tuh dua sejoli kan udah ke-install nih, tinggal tes dah udah berhasil belum semuanya.

      1. Nyalakan servis Apache. Masuk ke menu ‘Run’ dari start menu, dan ketik: "net start apache"
      2. Buka browser dan arahkan ke alamat: "http://localhost"
      3. Bila yang kebuka adalah halaman ‘Welcome dari Apache’ maka proses instalasi Apache berhasil.
      4. Sekarang memastikan instalasi php. Buka browser, arahkan ke alamat: "http://localhost/phpinfo.php"
      5. Bila yang keluar adalah halaman informasi tentang php (mulai dari versi dan lain sebagainya), maka instalasi php selesai, dan itu berarti kerjaan instalasi Php-Apache kita pun selesaiiiii!!! Howeeeeeee!!!!

      Epilogue

      Sebetulnya saat ini udah banyak ‘paket server’ yang menawarkan php-apacahe-mysql yang sudah terinstall dan terkonfigur dalam satu paket saja. Tapi untuk memulai, rasanya itu kurang ‘mendidik’, karena paket-paket tersebut pun memiliki kemungkinan error, yang kalo kita nggak tahu gimana sistem aslinya itu berjalan bisa bikin keder plus jengkel juga. Jadi dengan melakukan instalasi manual ini, diharapkan kita dapat lebih memahami tentang seluk-beluk aplikasi web server yang akan kita gunakan, minimal gak buta-buta banget lah. Selebihnya terserah mau pake ‘paket-paket’ tersebut atopun install sendiri ^_^

     
    • ariadi 10:49 pm on Tuesday, August 14, 2007 Permalink | Reply

      tolong donk kasi contoh aplikasi PHP, jadi khan kita bisa lebih jelas..

  • Subhan Toba 12:00 am on Tuesday, August 14, 2007 Permalink | Reply
    Tags:   

    Bagaimana Membuat Virtual Host di Apache 2.x 

      Pertama, install atau setup Apachenya dengan benar :D setelah itu baru kita mencoba membuat virtual host nya. Kalo lo belum setup Apache-Php nya dan kurang paham akan hal itu, coba liat artikel ini (step by step setup Apache-Php).

      Hal yang akan kita lakukan ini sudah dicobakan pada Apache 2.x (versi 2 ke atas). Gue gak tau dan gak jamin bisa jalan di Apache 1.x (kalo gak salah sih gak bisa). Dan gue baru nyoba hal ini di OS WinXP dan Vista. Perbedaan cara di XP dan Vista gue jabarin dibagian paling bawah artikel ini.

      Sekarang mari kita mulai ^_^

    1. Apa itu Virtual Host?
    2. Ngggg, saat ini gue lagi males ngejelasinnya, jadi kita lewat dulu. :D

    3. Kenapa Virtual Host?
    4. Jawaban ‘resmi’nya gue gak tau, tapi yang jelas ini diperluin untuk menghemat effort dalam pengembangan aplikasi di server lokal. Misalkan lo punya 4 project berbeda, daripada tiap kali harus ngetik ‘http://localhost/upil_project‘, kemudian ‘http://localhost/ingus_project‘ dan seterusnya, kan mending langsung ‘http://upil_project‘ ato ‘http://upil_project.com‘ dan ‘http://ingus_project‘ dan seterusnya juga. Lagi pula dengan begitu setiap project jadi berada pada posisi root directory. Yang paling menariknya lagi tiap folder project itu bisa tersimpan dimana aja di hardisk kita, gak mesti semuanya ngumpul di satu folder ‘htdocs’ misalnya :)

    5. Gimana caranya?
    6. Ok, sekarang anggap Apache kita udah tersetup dengan benar, dan kita pengen bikin virtual host buat project kita yang bernama ‘odong-odong’. Begini skenarionya:

      1. Nama project : Odong-odong
      2. Domain yang mau kita buat : bisnis_odong
      3. Lokasi folder: C:My WebsOdong (buat lah / tempatkan satu file teks ke dalamnya)
      4. Lokasi Apache : C:ApacheApache
      5. Sistem operasi : WinXp

      Begini caranya:

    7. Buka file konfigurasi apache menggunakan teks editor favorit lo. Di c:ApacheApacheconfhttpd.conf
    8. Scroll ke bagian paling bawah dokumen konfig itu, atau pencet “ctrl+f” dan cari kata-kata ‘Virtual Host’. Beginilah kira-kira kondisi awal konfigurasi virtual host di httpd.conf (kata-kata yang tercetak tebal adalah yang akan lo rubah):

      #

      # Use name-based virtual hosting.

      #

      #NameVirtualHost *:80

      #

      # VirtualHost example:

      # Almost any Apache directive may go into a VirtualHost container.

      # The first VirtualHost section is used for requests without a known

      # server name.

      #

      #

      # ServerAdmin webmaster@dummy-host.example.com

      # DocumentRoot /www/docs/dummy-host.example.com

      # ServerName dummy-host.example.com

      # ErrorLog logs/dummy-host.example.com-error_log

      # CustomLog logs/dummy-host.example.com-access_log common

      #

      Rubah jadi begini:

      #

      # Use name-based virtual hosting.

      #

      NameVirtualHost *

      # Liat sebelumnya ada *.80 kan? Karena kita gak mau pusing set port number

      # ya bikin ‘umum’ sajalah :D. –jujur, gue gak begitu ngerti hahahahaha–

      #

      # VirtualHost example:

      # Almost any Apache directive may go into a VirtualHost container.

      # The first VirtualHost section is used for requests without a known

      # server name.

      #

      # di tag pembuka ini () tadinya ada *.80 nya kan? Sekarang ilangin ajah

      ServerAdmin webmaster@bisnis_odong.com

      # ini alamat email admin webnya. karena ini Cuma di lokal, gak penting lah

      DocumentRoot “C:My WebsOdong”

      # Document root nya project lo, tempat lo naro file2 project lo.

      # Liat tanda kutipnya kan? Itu karena ada direktori yang mengandung spasi (My Webs)

      # Kalo gak ada yang make spasi sih, gak pake kutip juga gak papa.

      ServerName bisnis_odong

      # ini nama domain nya

      Ok kita selesai dengan file konfigurasi Apache, NEXT.

    9. Sekarang kita bermain-main dengan file system nya ‘Kusen’ alias ‘Jendela’ alias ‘WindowsXp’ OS andalan kita yang penuh kompromi itu :D
    10. Buka file C:Windowssystem32driversetchosts . Biar gampangnya, pencet “Windows+R” (kotak dialog ‘Run’) kemudian ketik alamat file tadi, dan klik enter. Setelah itu akan muncul kotak dialog ‘Open With’, bukalah dia dengan teks editor favorit lo.

      Isi file tersebut yang masih perawan akan seperti ini:

      # Copyright (c) 1993-1999 Microsoft Corp.

      #

      # This is a sample HOSTS file used by Microsoft TCP/IP for Windows.

      #

      # This file contains the mappings of IP addresses to host names. Each

      # entry should be kept on an individual line. The IP address should

      # be placed in the first column followed by the corresponding host name.

      # The IP address and the host name should be separated by at least one

      # space.

      #

      # Additionally, comments (such as these) may be inserted on individual

      # lines or following the machine name denoted by a ‘#’ symbol.

      #

      # For example:

      #

      # 102.54.94.97 rhino.acme.com # source server

      # 38.25.63.10 x.acme.com # x client host

      127.0.0.1 localhost

      Nah tambahkan baris ini di bagian paling bawah (jangan lupa klik enter dulu) : 127.0.0.1 bisnis_odong

      Jadi begini:

      # Copyright (c) 1993-1999 Microsoft Corp.

      #

      # This is a sample HOSTS file used by Microsoft TCP/IP for Windows.

      #

      # This file contains the mappings of IP addresses to host names. Each

      # entry should be kept on an individual line. The IP address should

      # be placed in the first column followed by the corresponding host name.

      # The IP address and the host name should be separated by at least one

      # space.

      #

      # Additionally, comments (such as these) may be inserted on individual

      # lines or following the machine name denoted by a ‘#’ symbol.

      #

      # For example:

      #

      # 102.54.94.97 rhino.acme.com # source server

      # 38.25.63.10 x.acme.com # x client host

      127.0.0.1 localhost

      127.0.0.1 bisnis_odong

      Save dokumennya, kemudian tutup.

    11. Sekarang jalankan Apache nya, buka browser favorit lo, dan ketik alamat ‘http://bisnis_odong‘ kemudian enter. Nah seharusnya lo sekarang udah bisa ngeliat file yang lo taro di webroot lo tadi di layar browser :)
    12. Vista

      Cara setup virtual host Apache di XP dan Vista gak beda jauh, Cuma bedanya kalo di Vista kita perlu privilege Admin supaya bisa ngedit file ‘hosts’ nya Windows. Lokasinya juga sama kok di ‘%SystemRoot%System32Driversetchosts‘. That’s it.

      Ok begitulah, silahkan mencoba. Kalo ada yang salah ato kurang dari penjelasan gue feel free to write me a comment :)

     
    • Roman 12:00 am on Tuesday, August 14, 2007 Permalink | Reply

      Let justice be done tough heven falls OR
      I don’t know what is going on?

  • Subhan Toba 2:52 am on Thursday, August 2, 2007 Permalink | Reply
    Tags:   

    Bersulang Untukmu Sepenuh Hati 

    Kau yang pernah kupilih,
    Kutimbang-timbang perlahan
    Gadis dengan bunga yang merintik
    Pada tiap ujung senyumnya
    Tatap yang lembut dan pikiran yang tajam
    Ah betapa waktu telah berlalu

    Aku menyaksikanmu dari jauh
    Melihatmu menari dan tersenyum bersamanya
    Kuacungkan gelas kopi kegelisahanku
    Bersulang untukmu berdua

    Terima kasih,
    Pernah membuat malam-malamku
    Penuh bintang, harap, dan penantian
    Saat itu adalah masa-masa gelap
    Yang megah dan glamor

    Betapa wajahmu selalu terbayang
    Pada langit malam yang kutatap
    Namamu selalu dihembuskan angin
    Pada kota yang sunyi

    Aku bukan lagi pencinta seluruh wanita
    Tak bisa itu, dan tak mungkin
    Aku cukup senang pernah mengenalmu
    Dan hampir mencatat cerita bersama

    Maaf, hanya kebetulan lewat dan melihatmu
    Tak bermaksud menengahi cintamu
    Aku pun sedang kesana
    Menuju wanita yang ingin kuraih
    Seorang yang sederhana dan penuh sayang

    Sekali lagi, bersulang untukmu
    Seteguk ini
    Kemudian aku pergi

     
    • ucha 2:52 am on Thursday, August 2, 2007 Permalink | Reply

      Tossss!

    • meredith 2:52 am on Thursday, August 2, 2007 Permalink | Reply

      amiiin…

    • tongFirstname 2:52 am on Thursday, August 2, 2007 Permalink | Reply

      minta ucapan bobok yg romantis

    • hudan Yanuar 2:52 am on Thursday, August 2, 2007 Permalink | Reply

      Ku malu

    • Morning Sunshine 6:34 am on Monday, November 23, 2009 Permalink | Reply

      sesimple itu kah..

  • Subhan Toba 2:49 am on Thursday, August 2, 2007 Permalink | Reply
    Tags:   

    Tentang Perkenalan Singkat Kita 

    Tentang perkenalan singkat kita
    Terdapat kecup-kecup manis penuh bunga
    Senyum manja yang tulus
    Dan bibir yang kadang merengut sebal

    Mungkin kau menyesalinya
    Dan merutuk pertemuan itu
    Aku tidak
    Itu alur cerita yang pernah kita pilih
    Dengan sadar
    Sebuah usaha menawar ketentuan Tuhan

    Dan ya, itu singkat
    Tapi bunga yang hanya hidup semalam pun
    Memiliki keindahan yang mengundang rindu

    Dulu kukatakan,
    Aku ingin mengenalmu seutuhnya
    Seluruh tentangmu
    Senyummu, marahmu, manjamu
    Dengan lapang dada kupeluk semuanya
    Karena berasal darimu

    Tahun sudah berganti
    Semuanya telah menjadi sejarah
    Tak tercatat
    Mungkin ada jutaan kisah
    Seperti ini di luar sana
    Tapi ini milik kita sendiri

    Kaupun tak akan tahu
    Puisi ini untukmu
    Tapi itu tak penting
    Karena aku tak berusaha mengajak
    Kembali kesana
    Kisahnya sudah di pigura
    Yang siap kubakar

    Tetaplah senyum itu
    Berikan kepadanya dengan indah
    Sepenuh hatimu.
    Adios

     
    • ade 2:49 am on Thursday, August 2, 2007 Permalink | Reply

      heyyyyyyyyy
      keren bngt

    • bug Ritz_neh 2:49 am on Thursday, August 2, 2007 Permalink | Reply

      Membakar salah satu sejarah perjalanan hidup mungkin mmg bukan sesuatu yg mudah, tapi hey! bukankah mmg pada dasarnya tidak ada yg mudah di kehidupan ini?

      Adios muchacho (di comot dari Tropico)

  • Subhan Toba 2:44 am on Thursday, August 2, 2007 Permalink | Reply
    Tags:   

    Terima Kasih Tuhan 

    Tuhan, terima kasih atas jalan-jalan yang pernah kulewati kemarin-kemarin. Karenanya, hari ini ada, dan pilihan ini yang kupilih. Maafkan bila kemarin aku mengeluh, itu salahku, sebab kebodohanku. Jangan berhenti bicara padaku, jangan butakan suara hatiku, jangan pernah. Ya, aku pun akan berusaha. Karena aku telah lahir dan hidup, dan aku percaya kelahiranku bukanlah tanpa arti dan tujuan. Aku belum sepenuhnya mengerti tentang hal itu, tapi akan kucari tahu. Jangan butakan aku, jangan butakan mata hatiku. Karena itu adalah kunci dari hargaku sebagai manusia, karena itu adalah penentu kualitas hidupku. Akan banyak godaan didepan, aku sadari itu. Tapi aku tak takut bila kau menjadi penunjukku.

    Jangan biarkan aku bersama kebodohan…

     
c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Reply
e
Edit
o
Show/Hide comments
t
Go to top
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Cancel