Jakarta – Sawarna 

Waktu yang berjalan
Mengharmoniskan hembusan angin
Memupuhkan debu jalan ke wajahku
Seperti inisiasi pejuang suku-suku

Pemandangan berganti
Kota, desa, hutan, pantai
Aroma bertukaran
Polusi, oksigen dan garam
Merasuk ke dalam paru

Aku dan motorku
Menutur 99 Nama Agung
Pada artefak aspal dan tanah
Menjadi gembala manusia pencari angin

Jalan raya adalah nadi kota-kota
Penyalur jutaan kepentingan dan kebutuhan
Aku belajar mengenai kebaikan dan kanker di sana
Mencari ayat yang disamarkan olehNya

Waktu yang berjalan
Mengharmoniskan ragam aroma
Memampatkan kenang dan wacana

Berzikir dalam kecepatan dan kelokan
Melupakan fisik, bersatu dengan udara
Melesat bersama waktu
Ke dalam nadi-Mu

Ciputat, 15 Februari 2015, 09:40 wib